Juknis Strategi Pembelajaran RA Tahun 2019

Juknis Strategi Pembelajaran RA

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Petunjuk Teknis (Juknis Strategi Pembelajaran RA (Raudhathul Athfal) Tahun 2019.




Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2765 Tahun 2019 bahwa untuk mewujudkan pengalaman belajar anak yang bermutu pada Raudlatul Athfal diperlukan pedoman Strategi Pembelajaran di Raudhatul Athfal;

Pendidikan anak us1a dini adalah salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, emosi, dan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku), pendidikan agama, bahasa serta komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Raudhatul Athfal (RA) sebagai satuan Pendidikan Anak Usia Dini berbasis Islam di bawah pembinaan Kementerian Agama memiliki perbedaan dengan pendidikan anak usia dini secara umum.

RA menitikberatkan pada aspek perkembangan anak, transformasi dan internalisasi nilai-nilai spiritual keislaman. Standar mutu RA terletak pada nilai-nilai keagamaan yang melekat pada seluruh komponen RA, antara lain pada pendidik, tenaga kependidik an, orangtua, maupun lingkungan yang kondusif.

Keunikan dan tahap perkembangan anak agar dapat tumbuh secara optimal dibutuhkan strategi pembelajaran yang kreatif dan inovatif dari pendidik.

Peran pendidik dalam pengembangan pembelajaran RA sangat menentukan keberhasilan anak dalam memperoleh pengalaman belajar. Oleh karena itu strategi pembelajaran sangat dibutuhkan agar proses pembelajaran di RA dapat berkembang dengan optimal dan efektif.

Pendidik yang profesional diharapkan mampu menyusun strategi pembelajaran yang memenuhi kriteria dan prinsip pendidikan anak usia dini.

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menerbitkan Petunjuk Teknis Strategi Pembelajaran RA.

Tujuan Petunjuk Teknis Strategi Pembelajaran RA ini sebagai pedoman pendidik untuk menentukan dan menerapkan strategi pembelajaran RA.

Download Juknis Strategi Pembelajaran RA


Petunjuk Teknis Teknis Strategi Pembelajaran di Raudhatul Athfal sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2765 Tahun 2019 tentang Juknis Strategi Pembelajaran RA ini sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran ditingkat satuan pendidikan Raudhatul Athfal. Selengkapnya silahkan download pada link berikut ini



Download Juknis Strategi Pembelajaran RA

Baca Juga :

Demikianlah artikel tentang, Juknis Strategi Pembelajaran RA Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Juknis Penyusunan Perencanaan Pembelajaran RA Tahun 2019

Juknis Penyusunan Perencanaan Pembelajaran RA

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Petunjuk Teknis (Juknis Penyusunan Perencanaan Pembelajaran RA (Raudhathul Athfal) Tahun 2019.




Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2762 Tahun 2019 bahwa untuk mewujudkan mewujudkan perencanaan kegiatan belajar anak yang bermutu pada Raudlatul Athfal diperlukan pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran di Raudhatul Athfal;

Pembelajaran merupakan kegiatan nyata dari pelaksanaan pendidikan pada suatu lembaga pendidikan. Pembelajaran yang baik dilaksanakan secara sistematis dan berkesinambungan.

Kegiatan pembelajaran dapat dilakukan dimanapun, baik di dalam maupun di luar lingkungan RA dalam wujud penyediaan beragam pengalaman belajar untuk semua anak.

Kegiatan pembelajaran dirancang mengikuti prinsip-prinsip pembelajaran, baik terkait dengan keluasan muatan/materi, pengalaman belajar, tempat dan waktu belajar, alat/sumber belajar, bentuk pengorgamsasian kelas/ model pembelajaran dan cara penilaian.

Perencanaan pembelajaran pada RA merupakan langkah awal yang sangat penting untuk memberikan arah yang tepat dalam pelaksanaan proses pembelajaran dan memberikan panduan dalam menyiapkan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan anak RA.

Pendidik harus mampu mengelola kegiatan pembelajaran, mengembangkan pola interaksi dengan berbagai pihak yang terlibat, dan berperan sebagai motivator dalam pembelajaran. Oleh karena itu, pendidik RA diharapkan mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik, kebutuhan dan perkembangan anak.

Anak RA memiliki rentang usia 4- 6 tahun, dimana pada usia tersebut anak memiliki karakteristik belajar diantaranya: anak belajar secara bertahap, cara berpikir anak khas, anak belajar dengan berbagai cara, serta anak belajar bersosialisasi.

Perencaaan pembelajaran RA perlu disusun dengan memperhatikan berbagai aspek khususnya terkait dengan kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Baca Juga :

Tujuan dari Juknis Penyusunan Perencanaan Pembelajaran RA ini adalah sebagai acuan bagi para pendidik RA dalam menyusun perencanaan pembelajaran di RA.

Download Juknis Penyusunan Perencanaan Pembelajaran RA


Petunjuk Teknis Teknis Penyusunan Perencanaan Pembelajaran di Raudhatul Athfal sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2762 Tahun 2019 tentang Juknis Penyusunan Perencanaan Pembelajaran RA sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran ditingkat satuan pendidikan Raudhatul Athfal.



Download Juknis Penyusunan Perencanaan Pembelajaran RA

Demikianlah artikel tentang, Juknis Penyusunan Perencanaan Pembelajaran RA Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Juknis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif RA Tahun 2019

Juknis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif RA

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Petunjuk Teknis (Juknis) Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif RA (Raudhathul Athfal) Tahun 2019.




Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2768 Tahun 2019 bahwa untuk mewujudkan mewujudkan pendidikan yang berkeadilan pada Raudhatul Athfal diperlukan pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Raudhatul Athfal;

Pendidikan inklusif adalah pendidikan yang menjamin kesamaan dan kesetaraan bagi anak termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) untuk mengikuti pendidikan secara bersama-sama dengan suatu layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak didik tersebut.

Pendidikan inklusif merupakan sistem layanan pendidikan yang mempersyaratkan agar semua anak berkebutuhan khusus dilayani di lembaga pendidikan terdekat, di kelas reguler bersama­sama dengan anak seusianya yang mendapat dukungan dari semua pihak, yaitu para anak didik, pendidik, orang tua dan masyarakat sekitar.

Dalam undang-undang dasar 1945 pasal 31 ayat 1 dan Undang­undang nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab III ayat 5 dinyatakan bahwa setiap warga negara mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan.

Penjelasan ini menunjukkan bahwa setiap anak dengan keunikannya termasuk anak dengan berkebutuhan khusus berhak memperoleh kesempatan yang sama dengan anak seusianya dalam mendapatkan layanan pendidikan.

Pendidikan inklusif diawali dengan proses Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) untuk mengidentifikasi jenis anak berkebutuh an khusus dan menentukan intervensi sesuai kebutuhan anak.

Sebagai upaya untuk mengakomodir pendidikan anak usia dini berkebutuhan khusus diperlukan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di RA.

Baca Juga :

Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2768 Tahun 2019 bahwa buku pedoman/Juknis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif RA ini bertujuan untuk memberikan panduan operasional penyelenggaraan pendidikan inklusif di RA

Download Juknis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif RA


Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Raudhatul Athfal sebagaimana dimaksud dalam surat Keuputusan Dirjen Pendis tentang Juknis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif RA sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran ditingkat satuan pendidikan Raudhatul Athfal. Selengkkapnya Silahkan download pada link berikut ini.



Download Juknis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif RA

Demikianlah artikel tentang, Juknis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif RA Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Juknis Penilaian Perkembangan Anak RA Tahun 2019

Juknis Penilaian Perkembangan Anak RA

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Prtunjuk Teknis (Juknis Penilaian Perkembangan Anak RA (Raudhathul Athfal) Tahun 2019.




Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2766 Tahun 2019 bahwa untuk mewujudkan penilaian perkembangan belajar anak yang bermutu pada Raudlatul Athfal diperlukan pedoman Penilaian Perkembangan Anak di Raudhatul Athfal;

Penilaian perkembangan anak merupakan salah satu komponen penting untuk melihat dan menggambarkan capaian proses dan basil belajar anak.

Penilaian yang komprehensif akan membantu pendidik dalam memperoleh gambaran secara utuh tentang pertumbuhan dan perkembangan anak yang meliputi seluruh aspek perkembangan seperti nilai agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni.

Penilaian perkembangan anak seyogyanya juga dilakukan secara alamiah dalam kegiatan bermain yang sudah direncanakan. Dalam proses penilaian, pendidik akan mengamati apa yang anak lakukan saat bermain, termasuk mencatat kemunculan indikator dari setiap aspek perkembangan anak.

Penilaian dalam proses pembelajaran memberikan informasi tentang pencapaian perkembangan anak yang selanjutnya akan digunakan oleh pendidik sebagai umpan balik dalam kegiatan pembelajaran dan digunakan untuk menyusun rencana pembelajaran selanjutnya.

Hasil penilaian perkembangan anak setiap hari akan direkapitulasi dalam penilaian semester yang dilaporkan dalam bentuk laporan perkembangan anak.

Laporan perkembangan anak sebagai tahapan akhir dari penilaian diharapkan akan membantu orang tua dalam memberikan stimulasi perkembangan sehingga terwujud kesinambungan program antara di Raudhatul Athfal (RA) dengan di rumah .

Berdasarkan hal tersebut maka Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menyusun Petunjuk Teknis tentang Penilaian Perkembangan Anak di Raudhaul Athfal (RA).

Tujuan dari Juknis penilaian perkembangan anak di RA adalah sebagai berikut:
  1. Menjadi acuan pendidik RA dalam memahami konsep penilaian perkembangan anak dari satu periode ke periode berikutnya;
  2. Menjadi acuan pendidik RA dalam merencanakan, melaksanakan, menindaklanjuti hasil penilaian, dan membuat laporan hasil penilaian perkembangan anak.

Download Juknis penilaian perkembangan anak RA


Petunjuk Teknis Teknis Penilaian Perkembangan Anak di Raudhatul Athfal sebagaimana dimaksud dalam Keputusan Dirjen Pendis Tentang Juknis penilaian perkembangan anak RA sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran ditingkat satuan pendidikan Raudhatul Athfal. Selengkapnya silahkan download pada link di bawah ini.



Download Juknis Penilaian Perkembangan Anak RA Tahun 2019

Baca Juga :

Demikianlah artikel tentang, Juknis Penilaian Perkembangan Anak RA Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Juknis Pengembangan Pembelajaran PAI RA Tahun 2019

Juknis Pengembangan Pembelajaran PAI RA

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Petunjuk Teknis (Juknis Pengembangan Pembelajaran PAI RA (Raudhathul Athfal) Tahun 2019.




Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2763 Tahun 2019 bahwa untuk mewujudkan pengalaman belajar anak yang bermutu pada Raudlatul Athfal diperlukan pedoman Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Raudhatul Athfal;

Pendidikan merupakan upaya mentransformasi nilai dari pendidik kepada anak dalam upaya membangun, membina dan menumbuhkembangkan kualitas manusia yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Pendidikan dilakukan sepanjang perkembangan manusia.

Islam telah memberikan perintah kepada umatnya untuk memberikan pendidikan kepada anak sejak usia dini.Prinsip itu tertuang dalam makna hadis Nabi bahwa menuntut ilmu diwajibkan sejak dari buaian hingga liang lahat.

DalamAl-Quran Surat Luqman ayat 13-14 disampaikan bahwa dalam pendidikan anak diamanahkan untuk bertauhid dan berbakti kepada kedua orang tua serta bersyukur atas karunia Allah. Pesan moral dari ayat tersebut adalah pentingnya penanaman nilai-nilai agama sejak usia dini seperti aqidah, akhlak kepada orang tua serta bersyukur atas karunia Allah.

Upaya menanamkan nilai-nilai agama kepada anak dapat ditempuh dengan berbagai metode. Penggunaan metode hendaknya disesuaikan dengan usia dan tahapan perkembangan anak.

Setiap pendidik hendaknya memilih metode yang memudahkan anak untuk memahami dan tertarik terhadap aktivitas pembelajaran PAI.

Raudhatul Athfal (RA) sebagai salah satu lembaga pendidikan anak usia dini berciri khas Islam sangat perlu mengembangkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Pembelajaran PAI RAterintegrasi pada semua aspek perkembangan. sesuai dengan karakteristik dan prinsip pembelajaran anak usia dini.

Baca Juga :

Dalam rangka mewujudkan penanaman PAI sejak usia dini tersebut diperlukan petunjuk teknis pengembangan pembeajaran PAI di RA.

Download Juknis pengembangan pembelajaran PAI RA


Petunjuk teknis pengembangan pembelajaran PAI RA bertujuan menjadi acuan dalam menyelenggarakan pembelajaran PAI yang terintegrasi di RA. Selengkapnya silahkan Download Pada link berikut ini.



Download Juknis Pengembangan Pembelajaran PAI RA

Demikianlah artikel tentang, Juknis Pengembangan Pembelajaran PAI RA Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Juknis Pengembangan Bahan Ajar RA Tahun 2019

Juknis Pengembangan Bahan Ajar RA

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Petunjuk Teknis (Juknis) Pengembangan Bahan Ajar RA (Raudhathul Athfal) Tahun 2019.




Berdasarkan Keputusan Jenderal Pendis nomor 2764 tahun 2019 bahwa untuk mewujudkan pengalaman belajar anak yang bermutu pada Raudlatul Athfal diperlukan pedoman Pengembangan Bahan Ajar di Raudhatul Athfal;

Kualitas pembelajaran Raudhatul Athfal (RA) ditentukan oleh banyak faktor, antara lain mutu perencanaan, proses pembelajaran, penilaian pembelajaran, dan pengembangan bahan ajar.

Peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini di RA harus diiringi dengan kualitas pengembangan bahan ajarnya.

Salah satu indikator bahan ajar yang baik adalah mampu meningkatkan motivasi belajar dan memudahkan anak memahami konsep pembelajaran melalui bermain yang menyenangkan. Pengembangan bahan ajar dapat menunjang pencapaian tujuan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak serta karakteristik RA.

Pengembangan bahan ajar memerlukan bekal pemahaman yang komprehensif atas kurikulum RA dan prinsip-prinsip yang berlaku dalam mengembangkannya.

Selain itu, pemahaman terhadap jenis-jenis bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik anak dapat menghasilkan pengembangan bahan ajar yang bermutu.

Pengalaman belajar yang berkualitas dapat diperoleh dari bahan ajar yang kreatif, inovatif, mengikuti perkembangan teknologi. Bahan ajar yang dibuat harus selaras dengan potensi lingkungan tempat tinggal anak dan berbasis kearifan lokal. Bahan ajar yang dibuat berorientasi pada pendekatan saintifik dalam mengembangkan kreatifitas dan daya kritis tanpa mengabaikan masa bermain anak.

Dalam rangka mewujudkan pengalaman belajar anak yang berkualitas diperlukan petunjuk teknis bagi para pendidik dalam pengembangan bahan ajar di RA.

Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Bahan ajar harus berisikan komponen:
  1. sikap, meliputi bahan untuk pembelajaran yang berkenaan dengan sikap spiritual dan sosial
  2. pengetahuan, meliputi fakta, konsep, prinsip, atau prosedur; dan
  3. keterampilan, meliputi bahan pembelajaran yang berhubungan dengan kemampuan mengembangkan perilaku yang mencerminkan pengetahuan anak.
Dengan demikian, bahan ajar dapat dikatakan sebagai alat mencapai tujuan pembelajaran.

Bahan ajar sebagai alat mencapai tujuan pembelajaran memerlukan pengembangan yang sesuai dengan karakteristik belajar anak RA.

Baca Juga :

Pengembangan bahan ajar merupakan suatu proses pengembangan seperangkat materi yang disusun secara sistematis, baik tertulis maupun tidak tertulis, sehingga tercipta lingkungan atau suasana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

Download Juknis Pengembangan Bahan Ajar RA


Petunjuk teknis pengembangan bahan ajar ini bertujuan memberikan panduan operasional pembelajaran di RA. Selengkapnya silahkan download pada link di bawah ini.



Download Juknis Pengembangan Bahan Ajar RA

Demikianlah artikel tentang, Juknis Pengembangan Bahan Ajar RA Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Juknis Pemberdayaan Orang Tua di RA Tahun 2019

Juknis Pemberdayaan Orang Tua di RA

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Petunjuk Teknis (Juknis) Pemberdayaan Orang Tua di RA (Raudhathul Athfal) Tahun 2019.




Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2769 Tahun 2019 bahwa untuk mewujudkan pendampingan pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal pada Raudlatul Athfal diperlukan pedoman Pemberdayaan Orang tua di Raudhatul Athfal;

Anak merupakan amanah yang harus diperhatikan gizi dan kesehatannya, dirawat, diasuh, dididik, dan dilindungi secara optimal. Layanan optimal terhadap anak mencakup pada seluruh aspek kebutuhan hidup. Layanan tersebut dilakukan sejak usia dini.

Salah satu aspek kebutuhan hidup anak yang perlu diperhatikan adalah pendidikan. Pendidikan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah.

Keluarga merupakan tempat pendidikan pertama dan utama bagi anak. Pendidikan anak pada keluarga dilakukan sejak dalam kandungan. Oleh karena itu, keluarga memiliki peran yang sangat mendasar dalam mengoptimalkan semua potensi anak.

Keluarga sebagai lembaga pendidikan informal dilindungi dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sebagaimana dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara: "Keluarga adalah lingkungan pendidikan yang pertama dan utama."

Dengan demikian, peran keluarga dalam hal pendidikan bagi anak, tidak dapat tergantikan sekalipun anak telah dididik di lembaga pendidikan formal maupun nonformal.

Untuk itu, keluarga harus memiliki kemampuan dalam melaksanakan proses peningkatan gizi dan kesehatan, perawatan, pengasuhan, pendidikan dan perlindungan.

Masyarakat memiliki peran penting dalam mewarnai kehidupan anak. Lingkungan masyarakat menjadi penentu terbentuknya karakter anak.

Baca Juga :

Lingkun gan masyarakat yang kondusif akan mampu membentuk karakter anak yang positif. Sebaliknya lingkungan masyarakat yang kurang kondusif akan menjadikan karakter anak yang negatif.

Download Juknis Pemberdayaan Orang Tua di RA


Petunjuk Teknis Pemberdayaan Orang Tua di RA bertujuan menjadi acuan bagi pengelola RA untuk melibatkan peran serta orang tua dalarn pembelajaran RA. Selengkapnya silahkan download pada link di bawah ini.



Download Juknis Pemberdayaan Orang Tua di RA

Demikianlah artikel tentang, Juknis Pemberdayaan Orang Tua di RA Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Juknis Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak RA Tahun 2019

Juknis Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak RA

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Petunjuk Teknis (Juknis) Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak RA Tahun 2019.




Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis nomor 2767 Tahun 2019 bahwa untuk mewujudkan pendampingan pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal di RA diperlukan pedoman Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak (DDTK) Raudhatul Athfal.

Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan aset bangsa yang sangat berharga. Sumber daya manusia yang berkualitas ini berasal dari anak yang tumbuh dan berkembang secara optimal. Pertumbuhan dan perkembangan secara optimal merupakan hasil dari proses yang panjang, mulai dari dalam kandungan hingga dewasa. Tumbuh kem bang anak yang optimal memerlukan proses stimulasi, deteksi dan intervensi yang dapat dilakukan sejak dini.

Sebagai generasi penerus bangsa, kualitas tumbuh kembang anak di Indonesia perlu mendapatkan perhatian yang serius, dengan mendapatkan gizi yang seimbang, stimulasi yang kaya, pengasuhan yang baik, terjangkaunya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan memperoleh kepastian perlindungan hukum.

Kualitas tumbuh kembang anak di Indonesia mengacu pada konsep Holistik Integratif (HI). Konsep HI perlu didukung melalui stimulasi, deteksi, dan intervensi. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui hambatan tumbuh kembang anak, sehingga dapat segera diberikan intervensi/penanganan secara tepat sejak dini, agar tumbuh kembang anak tercapai secara optimal.

Pemberian stimulasi, deteksi dan intervensi tumbuh kembang untuk memenuhi kebutuhan anak yang beragam meliputi berbagai aspek fisik dan non fisik termasuk mental, emosional, dan sosial. Stimulasi atau rangsangan merupakan kegiatan tertentu yang diberikan kepada anak untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkemban gan anak.

Usia dini merupakan "golden age'', yaitu usia emas yang tidak dapat terulang kembali dan sangat berpengaruh pada kehidupan selanjutnya. Pada masa ini stimulasi harus diberikan secara maksimal dan berkesinambungan atau terus menerus.

Di dalam proses tumbuh kembang anak, terdapat anak yang sesuai dengan tugas perkembangannya dan terdapat pula anak yang mengalami hambatan atau gangguan yang dikenal dengan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Baca Juga :

Al-Quran mengamanatkan kepada para orangtua dan pendidik bahwa hendaknya takut kepada Allah apabila meninggalkan generasi penerus dalam kondisi lemah, baik fisik maupun mental sebagaimana tertuang dalam surat An-Nisa ayat 9 yang artinya: "Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka.

Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar".

Download Juknis Deteksi dini tumbuh kembang anak RA


Deteksi dini tumbuh kembang anak adalah proses skrining atau pendeteksian secara dini adanya hambatan atau gangguan pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Setelah dilakukan deteksi dini, selanjutnya dilakukan intervensi. Intervensi yaitu penanganan terhadap hambatan atau gangguan tumbuh kembang agar tumbuh kembangnya menjadi lebih optimal. Selengkapnya silahkan download pada link di bawah ini.



Download Juknis Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak RA

Demikianlah artikel tentang, Juknis Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak RA Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Pedoman (Juknis) Anugrah Konstitusi Guru PPKn Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019

Pedoman Anugerah Konstitusi Guru PPKn Berprestasi Tingkat Nasional

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Buku Pedoman (Juknis) Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019.




Anugerah Konstitusi Guru PPKn adalah wahana kompetisi antar Guru PPKn dalam pembelajaran kesadaran berkonstitusi. Mahkamah Konstitusi (MK) berdasarkan Pasal 24C UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, merupakan salah satu pemegang kekuasaan kehakiman yang menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. MK memiliki kewenangan dan kewajiban konstitusional yang harus dilaksanakan secara profesional berdasarkan prinsip-prinsip good governance lembaga peradilan, agar hukum dan keadilan dapat ditegakkan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penegakan nilai-nilai konstitusi yang berkeadilan (constitutional justice) tidak dapat diwujudkan dengan bergantung semata-mata pada lembagalembaga negara, namun juga harus didukung oleh semangat kebangsaan warga negara dalam melaksanakan hak dan kewajibannya. Terlebih lagi dalam konteks negara demokrasi konstitusional, masyarakat memiliki peran yang tak kalah penting dalam berpartisipasi dan mengawal penyelenggaraan negara serta pemerintahan agar sesuai dengan prinsipprinsip pemerintahan konstitusional (constitutional government).

Penegakan hukum dan konstitusi serta penyelenggaraan negara hukum Pancasila yang demokratis mensyaratkan adanya tingkat kesadaran berkonstitusi yang baik dari segenap warga negara. Oleh karenanya, agar warga negara dapat berperan secara optimal, maka setiap warga negara perlu memahami hak-hak konstitusional yang dimilikinya serta upaya yang dapat ditempuh untuk mempertahankannya.

Tujuan program Anugerah Konstitusi Bagi Guru Ppkn Berprestasi Tingkat Nasional adalah:
  1. Mendorong peningkatan semangat dan motivasi Guru PPKn dalam melaksanakan tugasnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
  2. Mendorong peningkatan budaya sadar berkonstitusi di kalangan Guruguru PPKn dan peserta didik khususnya di lingkungan sekolah.
  3. Mendorong tumbuhnya partisipasi para Guru PPKn secara objektif dan konstruktif dalam pelaksanaan tugas dan wewenang MK dan tugastugas pemerintah.
  4. Memberikan perhatian dan penghargaan kepada Guru PPKn atas prestasi dan dedikasi dalam melaksanakan tugas profesionalnya.

Bagi peserta Anugerah Konstitusi Bagi Guru Ppkn Berprestasi Tingkat Nasional adalah sebagai berikut :
  1. Guru Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB)/ Madrasah Aliyah (MA)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) baik Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bukan ASN, yang bertugas pada satuan pendidikan di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama dari provinsi seluruh Indonesia.
  2. Melaksanakan tugas sebagai Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Baca Juga :

Persyaratan Administratif Program Anugerah Konstitusi Bagi Guru Ppkn Berprestasi Tingkat Nasional adalah sebagai berikut :
  1. Mempunyai kualifikasi Akademik paling kurang S1/DIV.
  2. Guru PPKn atau Guru kelas untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/SMALB/MA/MAK yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bukan ASN serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya.
  3. Mempunyai masa kerja sebagai Guru PPKn dan/atau Guru kelas untuk SD/MI sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun yang dibuktikan dengan SK Pengangkatan atau Surat Penugasan dari Penyelenggara Pendidikan/Kepala Sekolah dengan melampirkan bukti fisik.
  4. Aktif melaksanakan proses pembelajaran PPKn, dibuktikan dengan surat penugasan dari Kepala Sekolah.
  5. Belum pernah menjadi Juara I, II, dan III Anugerah Konstitusi dari Mahkamah Konstitusi serta bukan merupakan grand finalis Anugerah Konstitusi pada Tahun 2018.
  6. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari Kepala Sekolah) dengan diketahui oleh Kepala Cabang Dinas/UPTD atau Kepala Dinas Pendidikan atau Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

Download Buku Pedoman Anugrah Konstitusi Bagi Guru PKn


Buku pedoman Anugerah Konstitusi Bagi Guru Ppkn Berprestasi Tingkat Nasional disusun sebagai panduan dalam pelaksanaan Kegiatan Anugerah Konstitusi Bagi Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019. Selengkapnya silahkan download pada link di bawah ini.



Download Pedoman Anugerah Konstitusi Guru PPKn Berprestasi Tingkat Nasional

Demikianlah artikel tentang, Pedoman Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Beasiswa S2 Guru dan Calon Pengawas PAI Tahun 2019

Beasiswa S2 Guru dan Calon Pengawas PAI

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Keputusan Dirjen Pendis Nomor 1172 Tahun 2019 Tentang Beasiswa S2 Guru dan Calon Pengawas PAI Tahun Anggaran 2019.




Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 1172 Tahun 2019 bahwa bahwa untuk meningkatkan kompetensi guru PAI dan pelayanan pendidikan agama Islam pada sekolah, maka perlu mengadakan Beasiswa S2 GPAI Calon Pengawas PAI Tahun Anggaran 2019.

Dalam rangka pemberian Beasiswa S2 GPAI Calon Pengawas PAI Tahun Anggaran 2019, perlu adanya petunjuk teknis untuk menjadi acuan pemberian beasiswa sebagaimana dimaksud.

Program Beasiswa S2 Calon Pengawas PAI adalah program pemberian beasiswa studi S2 di Perguruan Tinggi yang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam kepada para Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) serta pegawai negeri sipil yang akan menjadi calon pengawas PAI untuk meningkatkan mutu, kapabilitas, dan profesionalitas mereka dalam penyelenggaraan pendidikan agama Islam yang berorientasi pada peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan.

Kriteria Calon yang berhak mengajukan beasiswa S2 GPAI dan Calon Pengawas PAI adalah mereka yang termasuk dalam salah satu dari kriteria berikut:
  • Guru Pendidikan Agama Islam berstatus PNS;
  • Calon Pengawas Pendidikan Agama Islam pada sekolah, diutamakan untuk program studi Manajemen Pendidikan Islam;

Syarat Calon Penerima Beasiswa S2


A. Syarat Umum
  1. Mengisi formulir pendaftaran sebagaimana contoh terlampir;
  2. Berusia maksimal 50 tahun pada saat pendaftaran (sesuai KMA 175 Tahun 2010);
  3. Melampirkan fotocopy ijazah terakhir dan dilegalisir oleh pihak berwenang sebanyak 2 lembar;
  4. Melampirkan forocopy transkrip nilai (IPK minimal 2,75) dan dilegalisir oleh pihak yang berwenang 2 lembar;
  5. Melampirkan pas photo berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar;
  6. Melampirkan foto copy KTP sebanyak 2 lembar;
  7. Melampirkan Surat Persetujuan dari Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan/ Kankemenag Kab/Kota sebagaimana contoh terlampir;
  8. Bagi Guru PAI telah memiliki masa kerja (mengajar) di PAI minimal 5 tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pimpinan unit kerja yang bersangkutan;

B. Syarat Khusus
  1. Selama melaksanakan studi, yang bersangkutan dibebastugaskan dari mengajar atau tugas lainnya dan tidak berhak menerima tunjangan fungsional sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  2. Peserta program ini tidak untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS);
  3. Melampirkan SK pangkat terakhir, dan SK pengangkatan sebagai guru;
  4. Sanggup menyelesaikan studi maksimal 2 tahun dan dibuktikan dengan surat pernyataan di atas materai Rp. 6.000,- sebagaimana contoh terlampir;

Prosedur Pengajuan Beasiswa S2 GPAI dan Calon Pengawas PAI adalah sebagai berikut :
  1. Pendaftaran dilaksanakan setiap hari kerja di Perguruan Tinggi yang ditunjuk dan disesuaikan dengan waktu setempat.
  2. Tempat pendaftaran pada setiap Perguruan Tinggi penyelenggara program. Berkas pendaftaran dikirim 2 rangkap;
  3. Mengisi formulir pendaftaran (dibuat rangkap 2) dan disampaikan kepada Rektor Perguruan Tinggi penyelenggara melalui Kepala Kanwil Kementerian Agama setempat dengan melampirkan persyaratan sebagaimana tercantum dalam pedoman ini;
  4. Formulir yang sudah diisi tersebut dimasukkan dalam map dan pada pojok kirinya dicantumkan nama, program studi, status guru PAI atau calon pengawas PAI pada sekolah;

Penerima bantuan biaya pendidikan yang tidak menggunakan dan/atau tidak melaporkan penggunaan dana bantuan sebagaimana ketentuan yang berlaku akan dikenakan sanksi berupa pengembalian uang sejumlah yang diterima ke kas Negara dan tidak dapat menerima bantuan serupa pada tahun berikutnya.

Download Juknis Beasiswa S2 Guru dan Calon Pengawas PAI


Petunjuk teknis ini dapat dijadikan arahan bagi Pengelola Program, Penyelenggara Program dan calon penerima bantuan beasiswa agar program dapat dilaksanakan secara tepat waktu, tepat jumlah, tepat sasaran, dan akuntabel. Selengkapnya silahkan download pada link berikut ini.




Download Juknis Beasiswa S2 Guru dan Calon Pengawas PAI

Demikianlah artikel tentang, Beasiswa S2 Guru dan Calon Pengawas PAI Tahun Anggaran 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Sumber Info : Dirjen Pendis

Juknis Lomba Cerita Bergambar PAUD Tahun 2019

Juknis Lomba Ceita Bergambar PAUD

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Petunjuk Teknis / Juknis Lomba Ceita Bergambar PAUD.




Lomba Cerita Bergambar untuk Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yaitu guru Taman Kanak Kanak dan Pendidik KB/TPA/SPS atas dedikasi mereka di bidang PAUD.

Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan pada tahun 2019 ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas pendidik PAUD dalam pembuatan cerita bergambar sebagai media pembelajaran bagi peserta didiknya.

Pemberian penghargaan atas prestasi yang diberikan kepada pendidik PAUD di Indonesia menjadi bagian penting dari upaya peningkatan mutu pendidik PAUD yang diharapkan dapat berimbas pada kualitas layanan pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik.

Lomba Cerita Bergambar untuk Anak Usia Dini tidak dilaksanakan secara berjenjang. Peserta yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan dapat langsung mengirim naskah kepada panitia. Penilaian naskah dilakukan melalui dua tahap :
  • Pertama, seleksi semua naskah menjadi dua puluh terbaik.
  • Kedua, 20 peserta terpilih akan diundang ke tingkat Nasional untuk membuat ulang karyanya di hadapan tim juri guna menjadi juara 1, 2 dan 3.

Petunjuk Teknis Lomba Cerita Bergambar untuk Anak Usia Dini ini disusun sebagai acuan bagi peserta, tim juri, dan pihak lainnya dalam pelaksanaan lomba agar berjalan secara obyektif, transparan, dan akuntabel.

Kualitas dan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Dikmas (GTK PAUD dan Dikmas) harus selalu ditingkatkan, sehingga pembinaan bagi GTK PAUD dan Dikmas menjadi hal yang sangat penting.

Untuk Tema Lomba Cerita Bergambar PAUD adalah "Menumbuhkan Karakter Positif bagi Anak Usia Dini melalui Cerita Bergambar"

Sedangkan Topik Lomba Cerita Bergambar PAUD adalah Menumbuhkan karakter Anak Usia Dini dengan memilih satu atau lebih nilai karakter sebagai berikut:

1. Religius
2. jujur
3. disiplin
4. Mandiri
5. Bertanggungjawab
6. Kreatif
7. Rasa ingin tahu
8. Gemar membaca
9. Cinta tanah air
10. Cinta damai
11. Peduli lingkungan
12. Peduli sosial


Persyaratan Peserta Lomba Cerita Bergambar PAUD


Berdasarkan Juknis PAUD berikut ini Persyaratan Peserta Lomba Cerita Bergambar untuk anak usia dini.
  1. Guru KB/TPA/SPS dan TK yang berasal dari satuan pendidikan PAUD yang terdaftar dan memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau lembaga yang berwenang, dibuktikan dengan fotokopi ijin operasional dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;
  2. Berusia maksimal 58 tahun;
  3. Peserta minimal berkualifikasi Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)/sederajat, dibuktikan dengan foto copy ijazah terakhir yang telah dilegalisir;
  4. Memiliki masa kerja dan aktif bertugas minimal 1 (satu) tahun, dibuktikan dengan Surat Keterangan aktif dari Pimpinan Lembaga/Unit Kerja bersangkutan bekerja;
  5. Peserta yang dinyatakan masuk dalam 20 besar, harus dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter (asli);
  6. Mendapat rekomendasi dari dinas pendidikan terkait untuk mengikuti Lomba Cerita Bergambar untuk Anak Usia Dini, dibuktikan dengan Surat Rekomendasi;
  7. Menyerahkan biodata dan fotokopi identitas peserta (format biodata terlampir);
  8. Menyerahkan pasfoto diri terbaru berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 1 (satu) lembar untuk ditempel pada lembar biodata;
  9. Membuat surat pernyataan keaslian naskah yang ditandatangani di atas meterai 6000;
  10. Jika terpilih menjadi 20 besar, diwajibkan membawa perlengkapan lomba sesuai dengan kebutuhan;

Berdasarkan juknis Lomba Cerita Bergambar PAUD tahun 2019 berikut Naskah yang harus dipersiapkan Untuk para peserta.
  • Karya asli peserta bersifat individual, bukan plagiat, dan belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi apapun, dibuktikan dengan surat pernyataan;
  • Mengikuti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI);
  • Karya Cergam mencerminkan karakteristik anak usia dini dan mengangkat budaya lokal.
  • Memuat sebanyak 8 - 16 halaman terdiri dari
    • Halaman judul dan nama penulis
    • Deskripsi cerita
    • Petunjuk penggunaan buku cerita (jika ada)
    • Isi cerita
    • pesan moral cerita
  • Dibuat di atas kertas berukuran A3, gramatur di atas 100 gram dengan format landscape.
  • Teknik yang digunakan manual (origami, crayon, cat air, dsb) atau digital yang dicetak.
  • Teknik digital menggunakan jenis huruf sesuai karakter anak dengan ukuran huruf 20-26pt.
  • Teknik manual menggunakan ukuran huruf setara dengan huruf 20-26pt dan mudah terbaca.
  • Penulis menentukan rentang usia pembaca antara 0 – 6 tahun.
  • Dibuat dengan komposisi tulisan 30% dan gambar 70%.
  • Tulisan di tiap halaman maksimal terdiri dari empat baris.
  • Peserta hanya dapat mengirimkan 1 karya cergam.
  • Hasil lomba Cerita Anak Bergambar yang masuk 20 besar akan didaftarkan hak ciptanya ke Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan menjadi hak milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (Lampiran 2)

Tata Cara Pengiriman Karya Cipta Lomba Cerita Bergambar PAUD

  1. Naskah Cergam dikirim dalam bentuk hard copy sebanyak 1 eksemplar
  2. Pengiriman karya cergam tanggal 1 s.d 31 Agustus 2019 cap pos/tanda terima jasa pengiriman
  3. Naskah cerita bergambar dikirim ke alamat:
    Direktorat Pembinaan GTK PAUD dan Dikmas
    Komplek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
    u.p Subdit Kesharlindung, Gedung D Lantai 13
    Jln. Pintu 1, Senayan, Jakarta 10270
  4. Naskah dimasukkan ke dalam amplop coklat beserta berkas persyaratan peserta. Pada pojok kanan atas amplop ditulis “LOMBA CERITA BERGAMBAR UNTUK ANAK USIA DINI tahun 2019”, nama, dan alamat lengkap pengirim.
  5. Untuk informasi lebih lanjut hubungi Subdit Kesharlindung dengan nomor 082122910155.

Download Juknis Lomba Cerita Bergambar PAUD


Petunjuk teknis ini dipergunakan pada Lomba Cerita Bergambar untuk Anak Usia Dini, yang ditujukan untuk Pendidik KB/TPA/SPS dan Guru TK. Untuk lebih jelasnya silahkan download pada link berikut ini.



Juknis Lomba Cerita Bergambar PAUD

Demikianlah artikel tentang, Juknis Lomba Ceita Bergambar PAUD Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Juknis Pengisian Blanko Ijazah SMK Revisi 2019

Juknis Pengisian Blanko Ijazah SMK

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Juknis Pengisian Blanko Ijazah SMK Tahun Pelajaran 2018/2019 Revisi Terbaru.




Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 61 ayat (2) menyatakan bahwa Ijazah diberikan kepada peserta didik sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar dan/atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah lulus ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi.

Berikutnya berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan perubahannya, pasal 72 ayat (1) menjelaskan bahwa peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi, dan lulus Ujian Nasional.

Ijazah sebagaimana dimaksud di atas adalah sertifikat pengakuan atas prestasi belajar dan kelulusan dari suatu jenjang pendidikan formal atau pendidikan nonformal. Prosedur dan mekanisme pengadaan Ijazah merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 tahun 2017.

Pasal 8 ayat (3) menjelaskan bahwa Pelaksanaan penyediaan/penggandaan dan pendistribusian blangko Ijazah SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB, SMK, paket A, paket B dan Paket C oleh direktorat jenderal terkait. Sedangkan pada pasal 11, dijelaskan bahwa ketentuan lebih lanjut mengenai Ijazah, SHUN, dan salinan SHUN diatur oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sesuai Petunjuk Umum yang berdasarkan Pada Juknis Pengisian Blanko Ijazah SMK Tahun 2019 adalah sebagai berikut :
  • Pengadaan blangko ijazah SMK pada tahun pelajaran 2018/2019 disediakan secara terpusat melalui DIPA Direktorat Pembinaan SMK Tahun Anggaran 2019.
  • Ijazah untuk SMK diterbitkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan.
  • Terdapat empat jenis Ijazah yaitu: Ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2006 Program 3 Tahun, Program 4 Tahun dan Ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013 dan Kurikulum 2013 revisi Program 3 Tahun, Program 4 Tahun. Perbedaan tersebut terletak pada kode blangko yang terletak di halaman muka.
Contoh Kode Blangko
Kode Keterangan
M-SMK/13-3 0000000 Kurikulum 2013 Program 3 Tahun, Kurikulum 2013 revisi Program 3 Tahun
M-SMK/13-4 0000000 Kurikulum 2013 Program 4 Tahun, Kurikulum 2013 revisi Program 4 Tahun
M-SMK/06-3 0000000 Kurikulum 2006 Program 3 Tahun
M-SMK/06-4 0000000 Kurikulum 2006 Program 4 Tahun
  • Ijazah terdiri dari 2 muka dicetak bolak-balik, dimana identitas dan redaksi di halaman muka, hasil ujian/daftar nilai ujian di halaman belakang.
  • Ijazah SMK, diisi oleh panitia penulisan Ijazah yang dibentuk dan ditetapkan oleh Kepala Sekolah.
  • Pengisian Ijazah menggunakan tulisan tangan dengan tulisan huruf yang benar, jelas, rapi, bersih, dan mudah dibaca, menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus. Dalam kondisi tertentu dapat diisi dengan sistem komputer (dicetak).
  • Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, Ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau dihapus, melainkan harus diganti dengan blangko yang baru; untuk itu perlu kehati-hatian dalam penulisan.
  • Ijazah yang mengalami kesalahan pengisian disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman muka dan belakang.
    1. Setelah seluruh pengisian Ijazah selesai, Ijazah yang salah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan.
    2. Proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh Satuan Pendidikan, yang disaksikan oleh Kepala Sekolah dan Pihak Kepolisian
    3. Berita acara pemusnahan Ijazah ditandatangani oleh Kepala Sekolah yang disaksikan oleh pihak kepolisian.
  • Sisa blangko Ijazah yang terdapat di sekolah, diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Provinsi melalui Cabang Dinas Pendidikan Provinsi sesuai dengan kewenangannya yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi atau Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi.
  • Sisa blangko Ijazah SMK yang terdapat di Dinas Pendidikan Provinsi dapat dimusnahkan setelah 3 (tiga) bulan terhitung sejak jadwal pengisian Ijazah dengan mekanisme:
    1. Seluruh sisa Blangko Ijazah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan.
    2. Proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi, yang disaksikan oleh Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi dan pihak kepolisian.
    3. Berita Acara Pemusnahan Blangko Ijazah sebagaimana butir b ditandatangani oleh Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi dan pihak kepolisian.
  • Dalam hal ditemukan kesalahan penulisan dalam ijazah setelah sisa blangko ijazah dimusnahkan, maka dapat dibuat ralat dengan diterbitkannya surat keterangan oleh kepala satuan pendidikan yang bersangkutan.
  • Satuan pendidikan,Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, maupun Dinas Pendidikan Provinsi tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik Ijazah yang sah dengan alasan apapun.
  • Bagi siswa pemilik Ijazah SMK yang sudah pindah domisili, Ijazah dapat diambil ke Satuan Pendidikan yang menerbitkan.
  • Setiap pemanfaatan, pemusnahan, dan pengembalian lembar blangko ijazah wajib dicatat atau ditatausahakan secara manual maupun terkomputerisasi.
  • Penatausahaan blangko ijazah akan diatur pada panduan tersendiri.

Download Juknis Pengisian Blanko Ijazah SMK


Merujuk pada peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Nomor 037/H/EP/2019 dan Perdirjen Dikdasmen nomor 0038/D/HK/2019, Direktorat Pembinaan SMK diberikan ruang untuk menentukan layout halaman belakang ijazah dan menyusun panduan pengisian untuk satuan pendidikan SMK. Selengkapnya silahkan download disini



Link Download Juknis Pengisian Blanko Ijazah SMK Tahun 2019 ==>> Disini

Demikianlah artikel tentang, Juknis Pengisian Blanko Ijazah SMK Revisi 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Juknis/Pedoman Lomba Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn SMA, SMK dan SLB Tahun 2019

Disini

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Juknis / Pedoman Lomba Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn (PKn) SMA, SMK dan SLB Tahun 2019.




Anugerah Konstitusi bagi Guru PPKn jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Sekolah Pendidikan Khusus se-Indonesia dilaksanakan dalam rangka meningkatkan profesionalitas guru PPKn untuk pembangunan karakter bangsa dan kesadaran berkonstitusi bagi peserta didik di jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus.

Pembangunan karakter bangsa merupakan kebutuhan asasi dalam proses berbangsa, karena hanya bangsa yang memiliki karakter dan jati diri yang kuat dan eksis. Pembangunan karakter juga merupakan upaya mengejawantahkan ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tujuan Juknis / Pedoman Lomba Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn (PKn) SMA, SMK dan SLB Tahun 2019 adalah sebagai berikut :
  1. Menjelaskan tentang kriteria, prosedur, dan mekanisme penyelenggaraan pemilihan Guru PPKn SMA dan SMK/Sekolah Pendidikan Khusus penerima Anugerah Konstitusi.
  2. Menjadi acuan bagi penyelenggara dan peserta pemilihan Guru PPKn SMA dan SMK/Sekolah Pendidikan Khusus penerima Anugerah Konstitusi pada semua tahapan seleksi.

Untuk para peserta Lomba Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn (PKn) SMA, SMK dan SLB Tahun 2019 adalah sebagai berikut :
  1. Peserta Lomba Anugerah Konstitusi adalah guru SMA dan SMK/Sekolah Pendidikan Khusus yang melaksanakan tugas sebagi Guru PPKn di sekolah Negeri dan Swasta.
  2. Melaksanakan tugas sebagai Guru PPKn.

Berdasarkan Pedoman (Juknis) Penyelenggaraan Anugerah Konstitusi bagi Guru PPKn SMA SMK SLB Tingkat Nasional tahun 2019, Persyaratan Peserta lomba adalah sebagai berikut:
  1. Guru Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Pendidikan Khusus;
  2. Berkualifikasi akademik Sarjana S1 jurusan PPKn/PMPKn dan/atau Hukum/Civic;
  3. Memiliki NUPTK;
  4. Terdaftar di dapodik Kemendikbud dan dibuktikan dengan tangkapan layar (screenshoot) Dapodik;
  5. Mempunyai masa kerja sebagai guru mata pelajaran SMA, SMK dan Sekolah Pendidikan Khusus sekurang-kurangnya selama 3 (tiga) tahun, diutamakan yang sudah bekerjaselama 5 (lima) tahun secara terus-menerus;
  6. Aktif melaksanakan tugas sebagai guru PPKn, dibuktikan dengan surat keteranganKepala Sekolah;
  7. Tidak sedang mendapat tugas sebagai Kepala Sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai Kepala Sekolah;
  8. Tidak sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja di luar satuan pendidikan;
  9. Belum pernah menjadi finalis pada Lomba Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional dalam 1 (satu) tahun terakhir;
  10. Belum pernah mengikuti dan menerima penghargaan Anugerah Konstitusi peringkat 1, 2, dan 3 di Mahkamah Konstitusi;
  11. Memiliki hasil penilaian prestasi kerja terakhir sekurang-kurangnya kategori “Baik”;
  12. Menjadi pemenang juara 1, 2, dan 3 Anugerah Konstitusi Tingkat Provinsi;
  13. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin, dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Sekolah dan diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi;

Peserta Lomba Anugerah Konstitusi bagi Guru PPKn SMA SMK SLB Tingkat Nasional tahun 2019 wajib membuat:
  • Dokumen Portofolio;
  • Deskripsi/ Evaluasi Diri;
  • Karya tulis ilmiah dengan tema “ Implementasi Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila dan Norma-norma Konstitusi di Sekolah dalam upaya meningkatkan literasi Budaya dan Kewargaan Era Teknologi Informasi dan Globalisasi”

Sedangkan Seleksi Anugerah Konstitusi bagi Guru PPKn SMA SMK SLB Tingkat Nasional tahun 2019 terdiri dari:
  • Seleksi Tingkat Provinsi dilaksanakan paling lambat akhir Agustus 2019;
  • Peringkat I untuk tingkat SMA dan Peringkat I untuk tingkat SMK/Sekolah Pendidikan Khusus dikirim sebagai peserta Lomba Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
  • Seleksi Tingkat Nasional di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri dari:
    • Test Tertulis mencakup kompetensi profesional atau penguasaan bidang studi;
    • Presentasi;
    • Wawancara;
    • Workshop pengembangan bahan ajar dan/atau pengembangan media pembelajaran berbasis pemecahan masalah kontekstual, dan presentasi pembelajaran berbasis hasil workshop;
  • Acara Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional pada tanggal 23 sampai dengan 26 September 2019 di Jakarta oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus;
  • Puncak Acara Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional pada tanggal 11 sampai dengan 15 November 2019, bertempat di Pusat Pendidikan Pancasila Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.
  • Bagi Provinsi yang tidak bisa mengirimkan utusan hasil seleksi dimohon dapat mengirimkan utusan dari daerah Terdepan, Terdalam dan Tertinggal (3T).

Download Juknis/Pedoman Lomba Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn


Prosedur penyelenggaraan penilaian Guru PPKn yang berhasil menumbuhkembangkan pendidikan kesadaran berkonstitusi bagi peserta didik dan/atau masyarakat dilakukan secara berjenjang, mulai tingkat Provinsi, sampai dengan Tingkat Nasional. Selengkapnya silahkan download Pedoman (Juknis) Penyelenggaraan Anugerah Konstitusi bagi Guru PPKn Berprestasi Tingkat Nasional Jenjang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus tahun 2019.



Surat Edaran Lomba Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Tahun 2019
Juknis/Pedoman Lomba Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn SMA, SMK dan SLB Tahun 2019

Download Juga Juknis / Pedoman Lomba Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Bagi Guru PPKn (PKn) SD, SMP Tahun 2019 ==>> Disini

Demikianlah artikel tentang, Juknis / Pedoman Lomba Anugerah Konstitusi Bagi Guru PPKn (PKn) SMA, SMK dan SLB Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Juknis/Pedoman Lomba Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Bagi Guru PPKn SD dan SMP Tahun 2019

Pedoman Lomba Anugrah Konstitusi Bagi Guru PPKn SD dan SMP

Juknis/Pedoman Seleksi Lomba Naskah Peserta Anugerah Konstitusi (AK) Tingkat Nasional Bagu Guru PPKn (PKn) Jenjang SD dan SMP Tahun 2019


Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Juknis/Pedoman Seleksi Lomba Naskah Peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Bagu Guru PPKn (PKn) Jenjang SD dan SMP Tahun 2019.




Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai pendidik profesional, mengemban tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Tugas utama itu bertujuan membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air, menjadi warga negara yang cerdas, demokratis, bertanggungjawab, dan memiliki kesadaran berkonstitusi yang tinggi. Guna melaksanakan tugas professional Guru PPKn pada Jenjang Pendidikan Dasar perlu diberi motivasi dan pembinaan untuk meningkatkan kompetensi secara berkelanj utan.

Salah satu program pembinaan yang dapat memotivasi Guru PPKn dalam peningkatan kompetensinya yaitu kegiatan Seleksi Anugerah Konstitusi.

Seleksi Naskah Peserta Anugerah Konstitusi Guru PPKn pada jenjang Pendidikan Dasar agar berlangsung secara efektif, efisien, dan akun tabel, maka diperlukan pedoman pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sejalan dengan itu, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan perlu menyiapkan pedoman Seleksi Naskah Peserta Anugerah Konstitusi Guru PPKn pada jenjang Pendidikan Dasar yang akan digunakan oleh satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, dan Kemendikbud.

Terna seleksi Naskah Peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Tahun 2019 bagi Guru PPKn pada Jenjang Pendidikan Dasar adalah "lmplementasi Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila dan Konstitusi di Sekolah dalam Upaya Mcningkatkan Literasi Budaya dan Kewarganegaraan di Era Teknologi Informasi dan Globalisasi"

Tujuan Kegiatan Seleksi Naskah Peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional adalah sebagai berikut:
  1. Memotivasi Guru PPKn pada Jenjang Pendidikan Dasar dalam meningkatkan wawasan pengetahuan, profesionalisme, dan kinerja Guru untuk mencerdaskan kehidupan bangsa
  2. Meningkatkan budaya sadar berkonstitusi di kalangan Guru PPKn dan peserta didik khususnya di lingkungan satuan pendidik pada Jenjang Pendidikan Dasar
  3. Memberikan perhatian dan penghargaan kepada Guru PPKn atas prestasi dan dedikasi dalam melaksanakan tugas profesionalnya pada Jenjang Pendidikan Dasar.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan Seleksi Naskah Peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional bagi Guru PPKn Jenjang Pendidikan Dasar antara lain :
  • Terpilihnya peserta/Guru PPKn pada jenjang Pendidikan Dasar secara nasional untuk di ajukan
    sebagai nominator Anugerah Konstitusi dari Mahkamah Konstitusi Tahun 2019
  • Adanya peningkatan mutu Guru PPKn pada Jenjang Pendidikan Dasar dalam mengembangkan kesadaran berkonstitusi.

Persyaratan Seleksi Naskah Peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Guru PPKn pada Jenjang Pendidikan Dasar adalah sebagai berikut :

A. Syarat Umum :
  1. Mempunyai kualifikasi Akademik minimal SI/DIV
  2. Guru PPKn SMP atau Guru kelas untuk SD yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bukan ASN/Guru Tetap Yayasan (GTY) serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pcngangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya
  3. Mempunyai masa kerja sebagai Guru PPKn SMP dan/atau Guru kelas untuk SD sekurang­kurangnya 3 (tiga) tahun yang dibuktikan dengan SK Pengangkatan atau Surat Penugasan dari Penyelenggara Pendidikan/Kepala Sekolah dengan melampirkan bukti fisik
  4. Memiliki NUPTK
  5. Aktif melaksanakan tugas pembelajaran PPKn dengan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu atau sesuai dcngan ketentuan peraturan perundang-undangan untuk Guru yang mendapat tugas tambahan, yang dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah
  6. Belum pernah menjadi juara 1, 2, 3 Anugerah Konstitusi
  7. Belum pernah mengikuti seleksi peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional dari Mahkamah Konstitusi selama 2 (dua) tahun terakhir
  8. Tidak pernah mendapatkan hukuman disiplin atau tidak sedang dalam proses pemeriksaan
    pelanggaran disiplin (surat keterangan dari Kepala Sekolah) dengan diketahui oleh Kepala Cabang Dinas/UPTD atau Kepala Dinas Pendidikan.

B. Syarat khusus :
  1. Mengunggah dokumen portofolio dari kinerja 3 (tiga) tahun terakhir seperti tertuang pada lampiran I.
  2. Mengunggah 1 (satu) jenis karya tulis ilmiah individual 2 (dua) tahun terakhir yang belum pernah diikutsertakan pada seleksi Guru PPKn tingkat nasional atau sejenisnya dengan teknik dan sistematika penulisan seperti tertuang pada lampiran 2 dengan cover seperti lampiran 3
  3. Mengunggah deskripsi evaluasi diri seperti tertuang pada lampiran 4.
  4. Mengunggah surat pernyataan Belum pernah menjadi juara 1, 2, 3 Anugerah Konstitusi, belum pernah mengikuti seleksi peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional dari Mahkamah Konstitusi selama 2 (dua) tahun terakhir dan sebagai guru PPKn di SMP. (Lampiran 5)
  5. Mengunggah surat pernyatan integritas yang ditandatangani oleh guru yang bersangkutan di atas materai Rp 6000,00 seperti tertuang pada lampiran 6
  6. Semua file yang terdiri dari karya tulis ilmiah, portofolio, evaluasi diri dan surat pernyataan diunggah dalam bentuk PDF dan compres melalui program winrar/winzip.
  7. Bagi 6 (enarn) orang finalis Anugerah Konstitusi wajib mengirimkan karya tulis ilmiah, portofolio, dan evaluasi diri secara hard copy.

Download Juknis/Pedoman Naskah Anugerah Konstitusi SD, SMP


Sasaran kegiatan Seleksi Naskah Peserta Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Guru PPKn pada Jenjang Pendidikan Dasar ini adalah Guru PPKn pada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.



Download Juknis/Pedoman Lomba Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Bagu Guru PPKn (PKn) SD dan SMP Tahun 2019

Download Juga Juknis / Pedoman Lomba Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Bagi Guru PPKn (PKn) SMA, SMK dan SLB Tahun 2019 ==>> Disini

Demikianlah artikel tentang, Juknis/Pedoman Lomba Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional Bagu Guru PPKn (PKn) SD dan SMP Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Download Juknis/Pedoman FLS2N SMK Tahun 2019 Revisi Terbaru

Juknis FLS2N SMK

Juknis/Pedoman Kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jenjang SMK Tahun 2019


Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Petunjuk Teknis/Pedoman Kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jenjang SMK Tahun 2019.


Festival dan lomba seni siswa SMK tingkat nasional (FLS2N) merupakan wahana unjuk keterampilan bidang seni bagi siswa siswi SMK perwakilan dari seluruh nusantara. Dengan seni akan mengungkapkan beragam rasa, karsa, naluri pikiran yang semuanya berpusat pada nilai estetis.

Cipta dalam seni mengungkap keterpaduan inovasi, dan ungkapan rasa atau emosi yang sangat dalam. Dengan terselenggaranya FLS2N bagi siswa SMK, maka siswa siswi SMK selain terampil juga harus kreatif, kritis sesuai perkembangan ilmu dan teknologi. Seni, merupakan salah satu wahana yang dipergunakan untuk melaksanakan implementasi Penguatan Pendidikan Karakter.

Melalui Seni, dapat dikembangkan nilai-nilai karakter yang dapat dilakukan sebagai harmonisasi antara olah pikir, olah rasa, olah hati dan olah raga. Seni sekaligus menjadi sarana peningkatan mutu Sekolah Menengah Kejuruan.

Melalui FLS2N kami berharap dapat mengasah karakter baik siswa siswi SMK dengan latar belakang bahasa, budaya dan kesenian yang beraneka ragam. Melalui kegiatan seni, dapat dipupuk toleransi, kolaborasi, dan perluasan wawasan terhadap keanekaragaman budaya di
Indonesia.


Pedoman ini disusun untuk memberikan informasi pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan FLS2N jenjang SMK Tahun 2019 dan sebagai acuan bagi seluruh pihak yang akan berperan dalam penyelenggaraan FLS2N jenjang SMK. Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan FLS2N tahun 2019.

Sesuai Juknis FLS2N SMK Tahun 2019, Persyaratan Peserta FLS2N jenjang SMK Tahun 2019 adalah sebagai berikut:
  1. Peserta masih berstatus sebagai siswa SMK pada tahun pelajaran 2019/2020.
  2. Belum pernah mengikuti FLS2N Janjang SMK tahun sebelumnya, maupun lomba-lomba yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMK.
  3. Peserta adalah siswa yang berasal dari SMK di seluruh Indonesia.
  4. Peserta adalah wakil provinsi berdasarkan hasil seleksi tingkat provinsi, dibuktikan dengan sertifikat kejuaraan dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan/ atau SK Penetapan Hasil Seleksi FLS2N di tingkat Provinsi, dilengkapi foto-foto pelaksanaan lomba.
  5. Dinas Pendidikan Provinsi melakukan pendaftaran secara daring/ online melalui laman http://psmk.kemdikbud.go.id/pendaftaran-lomba-fls2n dilengkapi dengan scan rapor terakhir yang menandakan masih aktif sebagai siswa SMK dan mengisi formulir yang tersedia disertai pasfoto (6x8) dengan latar belakang berwarna merah, dan surat keterangan sehat. Usulan daftar nama siswa peserta FLS2N Jenjang SMK Tahun 2019 sudah diterima panitia paling lambat tanggal 1 September 2019, jika pengusulan peserta melewati batas tanggal tersebut di atas maka provinsi yang bersangkutan dinyatakan tidak mengirimkan perwakilannya.
  6. Agar Dinas Pendidikan Provinsi mengirimkan wakil/kontingennya sesuai ketentuan di atas.
  7. Untuk peserta bidang lomba solo gitar klasik, tari tradisional, teater dan musik tradisi daerah, apabila masing-masing kategori seni, maka harus sesuai dengan program keahlian peserta didik.

Silahkan Download Petunjuk Teknis/Pedoman Kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jenjang SMK Tahun 2019 Berikut ini

Download Juga : Lomba Penulis Cerita Remaja Islam SMK




No
Buku Pedoman SMK
Revisi
Unduh
01
Buku Pedoman FLS2N SMK
2019
Download
02
Buku Pedoman FLS2N SMK New
27/6/19
Download

Demikianlah artikel tentang Petunjuk Teknis/Pedoman Kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jenjang SMK Tahun 2019 .Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Juknis Program Bantuan Litapdimas Pada PTKI Tahun Anggaran 2020

Juknis Program Litapdimas PTKI

Petunjuk Teknis (Juknis) Program Bantuan Litapdimas (Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian Kepada Masyarakat) Pada PTKI Tahun Anggaran 2020


Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai surat Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3130 Tahun 2019 Tentang Juknis Program Bantuan Litapdimas Pada PTKI Tahun Anggaran 2020..




Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3130 Tahun 2019 bahwa untuk meningkatkan mutu penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, dipandang perlu diselenggarakan program bantuan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat Tahun Anggaran 2020.

Untuk memberikan acuan pengelolaan program bantuan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat, perlu menetapkan petunjuk teknis program bantuan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat Tahun Anggaran 2020.

Sistem teknologi informasi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) melalui Sub Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat sudah lebih memudahkan dan akuntabel. Bukti hal itu pada proses pengajuan usulan penelitian, publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan PTKI sampai dengan tahun 2019 mengalami lonjakan luar biasa.

Salah satu sebabnya diduga karena kemudahan dengan cara daring (online), yaitu melalui aplikasi litapdimas. Partisipasi para dosen, peneliti, pustakawan dan laboran tersebut, tentu saja dapat memberikan sumbangan penting pada penguatan pembangunan sumber daya manusia bagi bangsa Indonesia.

Secara umum tujuan penulisan Juknis Program Bantuan Litapdimas Pada PTKI Tahun Anggaran 2020 ini adalah memberikan pedoman operasional dan acuan teknis bagi calon peneliti dari lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam merancang usulan/proposal, melaksanakan penelitian publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat serta melaporkan hasil penelitian, bantuan publikasi ilmiah dan bantuan pengabdian kepada masyarakat tahun anggaran 2020.

Secara lebih rinci, tujuan penyusunan petunjuk teknis bantuan penelitian, publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat Tahun Anggaran 2020 ini adalah sebagai berikut:
  1. Memberikan acuan umum terkait dengan tema prioritas dalam pelaksanaan penelitian, publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat Tahun Anggaran 2020;
  2. Memberikan acuan umum terkait dengan jenis dan klaster penelitian, bantuan publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat tahun anggaran 2020;
  3. Memberikan acuan teknis terkait dengan komponen proposal penelitian dan teknis pengajuannya;
  4. Memberikan acuan teknis terkait dengan sistem seleksi proposal penelitian, publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat tahun anggaran 2020;
  5. Memberikan acuan teknis terkait dengan prosedur pelaksanaan dan pelaporan bantuan penelitian, publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat Tahun Anggaran 2020;
  6. Memberikan acuan teknis kepada dosen, laboran, pustakwan dan fungsional lainnya dalam melaksanaan penggunaan anggaran penelitian yang transparan dan akuntabel.

Dengan demikian, Juknis Program Bantuan Litapdimas Pada PTKI Tahun Anggaran 2020 ini merupakan acuan dan standardisasi dalam melaksanakan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat sehingga mutu dan akuntabilitas pelaksanaan penelitian, publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat serta pencapaian keluaran (ouputs) dan manfaat (outcomes) kegiatannya dapat tercapai sesuai dengan prinsip-prinsip efektivitas, efisiensi, transparan, dan akuntabel.

Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pendis Nomor : B-1874/DJ.I/Dt.I.III/HM.01/06/2019 yang disampaikan pada tanggal 21 Juni 2019 tentang Program Litapdimas Pada PTKI Tahun Anggaran 2020 adalah sebagai berikut :

Dalam rangka pelaksanaan program bantuan Litapdimas (Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat) Tahun Anggaran 2020, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

01. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Nomor 3130 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Program Bantuan Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2020. Salinan Keputusan tersebut dilampirkan dalam surat ini dan dapat diunduh melalui laman www.pendis.kemenag.go.id;

02. Bapak/Ibu diminta untuk mencermati, menelaah dan mensosialisasikan Keputusan Direktur Jenderal tersebut dengan baik dan seksama;

03.Menjadikan Keputusan Direktur Jenderal tersebut sebagai dasar dalam melakukan kebijakan dan penguatan program sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

04. Mendorong dosen dan tenaga fungsional lainnya untuk turut serta dalam pelaksanaan bantuan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat, sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku;

05. Rencana jadwal penyelenggaraan bantuan tahun anggaran 2020 adalah sebagai berikut:
No Uraian Kegiatan Waktu Pelaksanaan
1. Pengumuman Penerimaan Proposal 24 Juni - 16 Agustus 2019
2. Registrasi Proposal dan Submit 25 Juni - 16 Agustus 2019
3. Seleksi Administrasi (Desk Evaluation) 1 Juli - 19 Agustus 2019
4. Penilaian Reviewer secara Online 20 Agustus - 2 September 2019
5. Pengumuman Nominee 10 September 2019
6. ACRP/Seminar Proposal 18 September 2019
7. Pengumuman Penerima Bantuan 30 September 2019

06. Akses pembuatan akun dan penyampaian proposal bantuan Litapdimas tahun anggaran 2020 dilakukan melalui layanan online pada laman www.litapdimas.ng;

07. Informasi lebih lanjut mengenai isi surat ini, Bapak/Ibu dapat menghubungi Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam.

Download Juknis Program Bantuan Litapdimas PTKI


Menetapkan Program Litapdimas Pada PTKI Tahun Anggaran 2020 sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini. Selengkapnya silahkan download pada link di bawah ini.



Download Juknis Program Litapdimas Pada PTKI Tahun Anggaran 2020

Demikianlah artikel tentang, Juknis Program Litapdimas Pada PTKI Tahun Anggaran 2020. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

Back to top