Rabu, 08 Mei 2019

Bahan Pengaya dan Remediasi PPG Mapel Biologi Tahun 2019

Bahan Pengaya dan Remediasi PPG Biologi

Download Materi Bahan Pengaya dan Remediasi PPG Mata Pelajaran Biologi Tahun 2019


Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memberikan informasi mengenai Materi Bahan Pengaya dan Remediasi PPG Mata Pelajaran Biologi Tahun 2019.


Indonesia, sebagai sebuah negara kepulauan yang mempunyai wilayah geografis sangat luas dan beragam, memiliki tantangan tersendiri terkait upaya peningkatan kualitas guru. Guru merupakan garda terdepan dalam sebuah sistem pendidikan. Betapapun canggih konsep pendidikan dirancang, tanpa diimbangi oleh guru yang kompeten, maka hanya akan menjadi wacana tanpa realisasi yang optimal.

Dengan kata lain kualitas guru merupakan kunci utama kualitas pendidikan. Sampai saat ini masih banyak wilayah di Indonesia yang memiliki keterbatasan akses. Wilayah seperti ini seringkali disebut sebagai daerah khusus. Keterbatasan ini berimbas pada proses peningkatan kualitas guru yang bertugas pada wilayah tersebut.

Minimnya jaringan komunikasi dan beratnya jarak tempuh menjadikan para guru daerah khusus (gurdasus) relatif sulit untuk mengikuti perkembangan pendidikan sebagai upaya meningkatkan profesionalitasnya. Persoalan ini menjadi semakin nyata tatkala fakta menunjukkan bahwa banyak gurdasus tidak mampu melampaui passing grade yang dicanangkan dalam uji pengetahuan (UP) yang merupakan bagian dari Uji Kompetensi Mahasiswa Pengembangan Profesi Guru (UKMPPG) sebagai prasyarat uji profesionalitasinya.

Hal ini bukanlah persoalan yang sederhana, karena kelulusan dalam UP UKMPPG merupakan salah satu indikator guru dikatakan profesional. Oleh karena itu, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan profesionalitas gurdasus. Salah satu langkah yang ditempuh pemerintah adalah melakukan pembuatan sumber belajar bagi gurdasus dalam bentuk “Bahan Pengayaan dan Remedi”.

Produk ini akan dicetak dalam bentuk buku dan dibagikan bagi semua gurdasus yang belum lulus UP UKMPPG. Melalui buku ini diharapkan guru dapat berproses secara mandiri maupun terbimbing untuk meningkatkan profesionalitasnya. Lebih jauh, melalui sumber belajar buku “Bahan Pengayaan dan Remedi” ini, guru diharapkan akan terpicu untuk terus belajar dalam usaha meningkatkan kemampuan dan profesionalitasnya.

Selanjutnya, buku ini pastinya mempunyai keterbatasan mengingat luasnya cakupan keilmuan yang seharusnya dimasukkan. Pendekatan pelatihan yang dikemas dalam buku ini berbasis pada kisi-kisi soal UP. Buku “Bahan Pengayaan dan Remedi” dilengkapi dengan dua jilid buku pendamping yang berisikan soal-soal latihan sebagai pengayaan tambahan.

Diharapkan, guru tidak hanya menggunakan satu sumber buku ini tetapi dapat mengakses berbagai sumber-sumber pendukung lainnya. Dengan demikian diharapkan kompetensi guru akan meningkat yang pada akhirnya akan berimbas pada peningkatan kualitas pendidikan sebagai pendukung laju proses pembangunan bangsa.

Indonesia adalah negara besar dengan luas wilayah 1.905 million km2, bandingkan dengan Jepang yang hanya 377,972 km2, Malaysia, 330,803 km2. tersebar di 17.503 pulau sesuai data dari Pusat Survei dan Pemetaan ABRI (Pussurta ABRI) (1987) dan 5.707 di antaranya telah memiliki nama.


Sesuai Pembukaan UUD 1945, tugas negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mewujudkan itu tidak boleh tidak guru harus berada di sana, di setiap pulau Indonesia yang berpenghuni yang dikenal dengan daerah khusus. Pemerintah harus mengangkat guru-guru sebagai ujung tombak memberi keadilan kepada warga negara.

Sayang sekali untuk memenuhi misi tersebut tidak mudah menemukan orang-orang yang secara tulus ikhlas mau mengabdi di garis depan tersebut karena berbagai alasan. Jalan yang bisa ditempuh adalah mengangkat para “guru” yang sekarang sudah bertugas di tempat tersebut. Meskipun demikian, pengangkatan guru tidak boleh pula melanggar Undang-undang.

Guru yang diangkat harus memenuhi kriteria yang dipersyaratkan. Mereka harus telah berkualifi kasi sarjana dibutian dengan ijazah S1/D4, memiliki kompetensi Pendidik Profesional ditandai dengan kepemilikan sertifi kat pendidik professional, sehat jasmani dan rohani, dan persyaratan lain yang harus dipenuhi sesuai undang-undang. Namun sayang hasil evaluasi penyelenggaraan PPG PGDK 2018 dalam rangka sertifi kasi guru melalui PPG, angka tingkat kelulusan peserta khususnya di UP PPG-PDGK relatif masih rendah (dibawah 35%).

Program PPG PGDK telah dilakukan melalui mekanisme scaff olding yang cukup tetapi ternyata hasil yang diperoleh tetap belum memuaskan. Jumlah yang belum lulus masih sangat tinggi. Atas dasar itu masih perlu ada upaya lain yang harus dilakukan untuk membantu mereka, yaitu melalui program remediasi.

Untuk melaksanakan program remediasi, diperlukan bahan ajar remediasi dan pengayaan sebagai sebagai sumber belajar yang diharapkan dapat memudahkan guru (peserta) dalam mengikuti PPG-PGDK. Bahan ajar yang dikembangkan ini telah dikembangkan sedemikian rupa mengacu pada kisi-kisi Uji Pengetahuan (UP).

Lebih jauh lagi bahan ajar remediasi dan pengayaan yang dikembangkan ini memiliki misi yang tidak hanya sekedar membantu para peserta lulus ujian, tetapi membantu memberi mereka bekal akan betul-betul menjadi guru professional yang menguasai secara luas dan mendalam disiplin ilmu yang diajarkannya.

Tujuan Penulisan

Penulisan bahan ajar remediasi dan pengayaan ini bertujuan untuk membantu penyiapan guru daerah khusus (PGDK) dalam mempersiapkan diri menghadapi Uji Pengetahuan Pendidikan Profesi Guru (UP PPG). Bahan ajar ini dikembangkan sebagai sumber belajar yang dapat digunakan secara mandiri maupun terbimbing.

Untuk mencapai tujuan tersebut, sumber belajar ini terdiri atas Capaian Pembelajaran dan indikator untuk kompetensi pedagogik dan profesional. Untuk setiap indikator dikembangkan minimal sebuah soal dalam bentuk pilihan ganda,dengan 5 (lima) pilihan jawaban, dilengkapi dengan KUNCI JAWABAN dan pembahasan serta ditambah dengan materi pengayaan yang terkait dengan soal atau materi pendukung capaian pembelajaran. Di samping itu terdapat pula sejumlah soal tambahan dengan harapan Anda dapat berlatih lebih intensif untuk dapat menguasai secara luas dan mendalam konten pengetahuan yang mendukung pencapaian kompetensi Anda sebagai guru.

Cara Penggunaan dan Pemanfaatan Bahan Pengayaan dan Remedial

Bahan Remedial dan Pengayaan ini terdiri atas 4 bab. Bab I Pendahuluan berisi cara-cara Anda menggunakan bahan ajar ini. Bab II Berisi Kisi-kisi yang berisi indikator, contoh soal, KUNCI JAWABAN, pembahasan, dan materi pengayaan terkait dengan soal tersebut. Bab III berisi soal-soal latihan tambahan yang relevan dengan capaian pembelajaran dan indikator untuk kompetensi pedagogik dan profesional.

Untuk memahami secara luas dan mendalam bahan ini, lakukan aktivitas sebagai berikut.
  1. Membaca secara menyeluruh dan cermat maksud dan tujuan pembuatan Bahan Remedial dan Pengayaan ini, yang termuat di dalam BAB I.
  2. Perhatikan secara cermat indikator/ kisi-kisi yang dijelaskan di dalam BAB II. Perhatikan setiap soal yang menjadi contoh dari setiap indikator. Coba kerjakan, serta cocokkan hasilnya dengan KUNCI JAWABAN yang tersedia. Pelajari pembahasan yang tertera di setiap soal/ indikator.
  3. Tulislah hal-hal yang dianggap penting dalam buku catatan Anda dan diskusikan dengan sejawat, baik isi, penjelasan, dan peluang pengembangannya.
  4. Coba kerjakan soal-soal latihan yang ada di BAB III tanpa melihat KUNCI JAWABAN terlebih dahulu.
  5. Cocokan hasil pekerjaan Anda dengan KUNCI JAWABAN. Jika masih ada kesalahan, cek kembali pemahaman anda dengan pembahasan yang ada di BAB II Perluas pengetahuan anda dengan mencari soal maupun sumber materi relevan yang lain.
Silahkan Download Bahan Pengaya dan Remediasi PPG Biologi Berikut ini



Download Bahan Pengaya dan Remediasi PPG Biologi

Demikianlah artikel tentang, Materi Bahan Pengaya dan Remediasi PPG Mata Pelajaran Biologi Tahun 2019. Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!
Load disqus comments

0 komentar